Rabu, 21 April 2021

Jangan Lakukan Ini Pada Saat Mendaki Gunung!

    

        Saat ini mendaki gunung sangat digemari oleh kebanyakan orang. Alasannya beragam mulai dari ingin menikmati sunsrise dipuncak gunung, mencari suasana baru, menguji diri sendiri atau sekedar lari dari masalah dan rutinitas yang membosankan. Siapanih yang kalo ada masalah suka lari ke gunung? Ngaku..

Ingat ya gaes

“Ketika ada masalah, boleh berlari ke gunung

 tapi jangan jadikan gunung sebagai tempat pelarian”

Jadi jika ada masalah, sebaiknya diselesaikan, jangan lari lalu menghilang.

Memang tak bisa dipungkiri, keindahan dan kedamaian yang kita dapat saat mendaki gunung tak bisa dituliskan dengan kata-kata. Indonesia sendiri menyimpan ribuan pesona keindahan alamnya termasuk pegunungan yang menjulang dengan kokohnya. Ada banyak cerita yang didapatkan saat pendakian. Lelah, keringat, rasa pegal dan emosi semua tak akan sebanding dengan apa yang kita dapatkan.

Tetapi ada beberapa pendaki yang tidak bisa melestarikan alam saat melakukan pendakian. Mereka mendaki hanya sebagai ajang untuk eksis di sosmed dan sering berbuat seenaknya sendiri saat menaik gunung. Alhasil mereka akan merusak keindahan alam dan membawa dampak buruk bagi makhluk hidup yang ada disekitarnya. Ada beberapa hal yang sebaiknya kamu hindari (pantangan pendaki) pada saat melakukan pendakian yaitu: 

1. Jangan Menyepelekan atau Meremehkan Medan Pendakian

Jangan pernah sesekali menganggap remeh pendakian. Meskipun kamu sudah sering melakukan pendakian, tetap saja tidak boleh mengganggap remeh. Hal yang menjadi awalan pembuka ini sering sekali dilakukan oleh para pendaki karena menyepelekan medan pendakian. Banyak yang merasa memiliki fisik yang cukup kuat untuk bisa mendaki sampai ke puncak gunung. Mengganggap remeh pendakian seperti tidak melakukan pemanasan, merasa sok kuat, ingin menjadi yang pertama sampai ke puncak dan sebagainya.


2. Jangan Melakukan Vandalisme

 

    Melakukan vandalisme juga sering terlihat di beberapa gunung. Vandalisme atau melakukan aksi coret-coret baik itu di pohon, batu cadas, tiang atau di manapun dapat membuat gunung menjadi terlihat kotor.

    Biasanya yang melakukan aksi ini akan dikenai sanksi. Mereka yang suka melakukan vandalisme ini bertujuan untuk meninggalkan jejak seperti menulis nama, komunitas atau negara sebagai bukti mereka pernah mendaki gunung tersebut. Jika ingin bukti, jangan dengan cara melakukan coret-coret cukup dengan berfoto saja. Dengan begitu gunung tidak akan terlihat kotor. 

pict: kompasiana.com

3. Jangan Buang Sampah Sembarangan

pict: aa.com.tr

    Ngaku-ngaku pecinta alam? Tapi kok masih sering buang sampah sembarangan? Kalau kamu benar-benar mencintai alam, kamu tidak akan meninggalkan sampah bawaan kamu di gunung, sebaliknya kamu akan membawa sampah bawaan kamu sampai ke bawah. Jangan lupa juga dengan membawa sampah-sampah yang tertinggal oleh pendaki lain. Selain merusak pemandangan di gunung,  sampah inilah yang membuat udara dan sekitar gunung menjadi tercemar dan bahkan menimbulkan bau yang menyengat. Maka dari itu, jangan pernah meninggalkan sampah apapun jika kamu sedang berada di gunung.

4. Jangan Mengambil Apapun di Gunung

    

pict: travel.detik.com

    Sama seperti barang milik mu, edelweis dan yang lainnya juga milik gunung. Sebaiknya kamu tidak mengambil apapun yang berada di gunung kecuali gambar. Salah satu hal yang terpenting dan harus kamu ketahui adalah, kamu sangat dilarang untuk memetik bunga edelweis yang berada di sana. Bunga itu dilestarikan untuk membuat pemandangan menjadi lebih indah, bukannya untuk kamu petik dan dibawa pulang. Memang banyak sekali para pendaki gunung yang nakal dan memetik beberapa bunga edelweis, cukup mereka saja dan kamu jangan

nitip quote gaes...

“Jangan bawakan edelweis untuk dia, tapi bawalah dia melihat edelweis”

5. Jaga Sikap

    Jangan pernah sekali-kali mengatakan hal-hal yang kotor, apalagi berbuat perilaku yang aneh jika berada di atas gunung. Menjaga sikap merupakan hal yang wajib kamu lakukan jika ingin mendaki gunung, memang sih mungkin akan terlihat lucu, tetapi untuk melakukan hal seperti itu sangatlah tidak pantas untuk dijadikan guyonan ketika kamu sedang berada di gunung. Gunung ibarat rumah bertuan, siapa tuannya? 'penghuni gunung' tersebut. Percaya atau tidak, tapi memang nyata adanya. Jika kamu melanggar hal ini biasanya kamu akan diberi peringatan oleh 'penghuni gunung' tersebut, dalam bentuk apapun. So, jika kamu sedang berkunjung ke gunung sebaiknya jaga sikapmu.

6. Jika Mengalami Kejadian Aneh, Simpan Dulu, Jangan Ceritakan Sampai Turun!

misteri gunung via https://cdn.brilio.net

    Yap, alam menyimpan begitu banyak misteri. Masing-masing gunung biasanya memiliki cerita sendiri-sendiri yang berkembang di masyarakat setempat. Hal ini sudah bukan rahasia umum lagi. Saat mendaki kita hanya butuh menjaga sikap sehingga tidak mengganggu 'penghuni gunung'.

    Jika kamu mengalami sebuah kejadian aneh ketika sedang mendaki gunung, sebaiknya jangan menceritakan hal tersebut kepada siapapun. Tahan cerita tersebut dan ceritakan ketika kamu sudah selesai melakukan pendakian dan sudah berada di bawah. Ini adalah semacam kode etik para pendaki gunung dan saran aja nih, sebaiknya kamu menghindari nethink atau pikiran aneh-aneh saat di gunung.

7. Jangan Istirahat Terlalu Lama dan Jangan Tinggalkan Teman Terlalu Jauh di Belakang

pict: hipwee.com

    Sebaiknya kamu tidak beristirahat terlalu lama, apalagi kalau kamu sedang mendaki di malam hari. Jika kamu istirahat terlalu lama tentunya akan membuat suhu tubuh kamu turun dengan drastis dan sulit untuk stabil kembali. Mungkin istirahat sangat dianjurkan jika kamu sudah kelelahan, tapi tidak pada saat kamu sedang mendaki gunung. 

    Sangat disarankan untuk istirahat jika sudah tiba di area camping. Jika kamu sedang mendaki dan sudah tidak bisa menahan rasa lelah lagi, sebaiknya kamu mencari lokasi yang agak luas supaya bisa mendirikan tenda, ingat gaes! Jangan pernah tertinggal oleh rombongan, dan ajak rombongan dan teman kamu untuk beristirahat sejenak juga, berangkat bersama turunpun juga harus bersama, dan jangan meninggalkan temanmu.

    Setiap orang pastilah mempunyai kondisi fisik yang berbeda-beda. Saat mendaki gunung biasanya orang-orang akan menunjukkan ego pribadi. Bila temannya berjalan terlalu lambat, tunggulah dan beri dia semangat. Jangan tinggalkan teman terlalu jauh dibelakang apalagi jika teman tersebut baru melakukan pendakian untuk yang pertama kali.

“Perihal ditinggalkan itu sakit”

8. Jangan Sampai Tidak Membawa Peralatan Yang Lengkap

    Mendaki gunung adalah kegiatan yang harus dipersiapkan dengan matang, termasuk dengan perlengkapannya. Usahakan selalu membawa peralatan pendakian selengkap mungkin apalagi perlengkapan pribadi seperti sleeping bag, jaket, sepatu, mantel, dan lain-lain. Selain perlengkapan pribadi, juga harus membawa kelompok seperti tenda dan peralatan masak. Tidak membawa peralatan yang lengkap juga termasuk meremehkan pendakian yang nantinya bisa membahayakan dirimu sendiri.


9. Tidak Mendaftar atau Menjadi Pendaki Ilegal

    Setiap gunung yang biasa didaki oleh pendaki tentunya sudah memiliki posko pendaftaran. Jadi setiap pendaki yang ingin melakukan pendakian diwajibkan mendaftar terlebih dulu. Mendaftar juga berguna agar orang posko mengetahui bahwa kita sedang melakukan pendakian. Terlebih jika terjadi pendaki yang hilang dll, pihak posko bisa  menghubungi keluarga ataupun orang rumah, dan akan dibantu mencari serta mengevakuasi si korban .

Jadi gaes, sebaiknya kalian mendaftarkan diri ya, semua demi keselamatan kalian sendiri.

10. Jangan Mengotori Sumber Air

    

pict: m.solopos.com

    Air salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan termasuk saat melakukan pendakin. Air berguna untuk minum, memasak, membasuh badan yang kotor saat mendaki. Jadi jangan pernah untuk mengotori sumber air yang ada di gunung. Karena sumber air bersih di gunung sangat sedikit dan akan menyulitkan pendaki lain untuk mendapatkan sumber air bersih.

11. Sebaiknya Tidak Membuat Api Unggun

    

Api Unggun via http://www.laughonthefloor.com

    Banyak yang berdalih bahwa api unggun dibutuhkan untuk mengangatkan badan. Menghangatkan badan bisa dilakukan dengan banyak cara antara lain membuat minuman hangat menggunakan kompor gunung atau parafin. Sebisa mungkin untuk tidak membuat api unggun saat mendaki gunung. Karena dikhawatirkan dapat memicu kebakaran hutan. 

Jangan mengambil apapun kecuali foto

Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak

Jangan membunuh apapun kecuali waktu

OK gaes, mungkin selian tentang hal-hal yang dilarang ketika mendaki gunung. Untuk yang akan mendaki gunung, stay safe ya, jaga kesehatan dan jangan tinggalkan ibadah.



11 komentar:

Ini Cara Mengatasi Hipotermia Ketika Naik Gunung

     Mendaki gunung adalah kegiatan yang rentan terserang hipotermia.  Hipotermia merupakan istilah yang tidak asing lagi terutama bagi para...