Saat ini mendaki gunung sangat digemari oleh kebanyakan orang. Alasannya beragam mulai dari ingin menikmati sunsrise dipuncak gunung, mencari suasana baru, menguji diri sendiri atau sekedar lari dari masalah dan rutinitas yang membosankan. Siapanih yang kalo ada masalah suka lari ke gunung? Ngaku..
Ingat
ya gaes
“Ketika ada masalah, boleh berlari ke gunung
tapi jangan jadikan gunung sebagai
tempat pelarian”
Jadi
jika ada masalah, sebaiknya diselesaikan, jangan lari lalu menghilang.
Memang tak bisa dipungkiri, keindahan dan kedamaian
yang kita dapat saat mendaki gunung tak bisa dituliskan dengan kata-kata.
Indonesia sendiri menyimpan ribuan pesona keindahan alamnya termasuk pegunungan
yang menjulang dengan kokohnya. Ada banyak cerita yang didapatkan saat
pendakian. Lelah, keringat, rasa pegal dan emosi semua tak akan sebanding
dengan apa yang kita dapatkan.
Tetapi ada beberapa pendaki yang tidak
bisa melestarikan alam saat melakukan pendakian. Mereka mendaki hanya sebagai
ajang untuk eksis di sosmed dan sering berbuat seenaknya
sendiri saat menaik gunung. Alhasil mereka akan merusak keindahan alam dan
membawa dampak buruk bagi makhluk hidup yang ada disekitarnya. Ada beberapa hal yang sebaiknya kamu hindari (pantangan pendaki) pada saat melakukan pendakian yaitu:
1. Jangan
Menyepelekan atau Meremehkan Medan Pendakian
Jangan pernah
sesekali menganggap remeh pendakian. Meskipun kamu sudah sering melakukan
pendakian, tetap saja tidak boleh mengganggap remeh. Hal yang menjadi
awalan pembuka ini sering sekali dilakukan oleh para pendaki karena
menyepelekan medan pendakian. Banyak yang merasa memiliki fisik yang cukup kuat
untuk bisa mendaki sampai ke puncak gunung. Mengganggap
remeh pendakian seperti tidak melakukan pemanasan, merasa sok kuat, ingin
menjadi yang pertama sampai ke puncak dan sebagainya.
2. Jangan Melakukan Vandalisme
Melakukan vandalisme juga sering terlihat di beberapa gunung. Vandalisme atau melakukan aksi coret-coret baik itu di pohon, batu cadas, tiang atau di manapun dapat membuat gunung menjadi terlihat kotor.
Biasanya yang melakukan aksi ini akan dikenai sanksi. Mereka yang suka melakukan vandalisme ini bertujuan untuk meninggalkan jejak seperti menulis nama, komunitas atau negara sebagai bukti mereka pernah mendaki gunung tersebut. Jika ingin bukti, jangan dengan cara melakukan coret-coret cukup dengan berfoto saja. Dengan begitu gunung tidak akan terlihat kotor.
pict: kompasiana.com
3. Jangan Buang Sampah Sembarangan
pict: aa.com.tr
4. Jangan Mengambil Apapun di Gunung
pict: travel.detik.com
Sama seperti barang milik mu, edelweis dan yang lainnya juga milik gunung. Sebaiknya kamu tidak mengambil apapun yang berada di gunung kecuali gambar. Salah satu hal yang terpenting dan harus kamu ketahui adalah, kamu sangat dilarang untuk memetik bunga edelweis yang berada di sana. Bunga itu dilestarikan untuk membuat pemandangan menjadi lebih indah, bukannya untuk kamu petik dan dibawa pulang. Memang banyak sekali para pendaki gunung yang nakal dan memetik beberapa bunga edelweis, cukup mereka saja dan kamu jangan
nitip quote gaes...
“Jangan bawakan edelweis untuk dia, tapi
bawalah dia melihat edelweis”
5. Jaga Sikap
Jangan pernah sekali-kali mengatakan
hal-hal yang kotor, apalagi berbuat perilaku yang aneh jika berada di atas
gunung. Menjaga sikap merupakan hal yang wajib kamu lakukan jika ingin mendaki
gunung, memang sih mungkin akan terlihat lucu, tetapi untuk melakukan hal
seperti itu sangatlah tidak pantas untuk dijadikan guyonan ketika kamu
sedang berada di gunung. Gunung ibarat rumah bertuan, siapa tuannya? 'penghuni gunung' tersebut. Percaya atau tidak, tapi memang nyata adanya. Jika kamu melanggar hal ini biasanya kamu akan diberi peringatan oleh 'penghuni gunung' tersebut, dalam bentuk apapun. So, jika kamu sedang berkunjung ke gunung sebaiknya jaga sikapmu.
6. Jika Mengalami Kejadian Aneh, Simpan Dulu, Jangan Ceritakan Sampai Turun!
misteri gunung via https://cdn.brilio.net
Yap, alam
menyimpan begitu banyak misteri. Masing-masing gunung biasanya memiliki cerita
sendiri-sendiri yang berkembang di masyarakat setempat. Hal ini sudah bukan
rahasia umum lagi. Saat mendaki kita hanya butuh menjaga sikap sehingga tidak
mengganggu 'penghuni gunung'.
Jika kamu mengalami sebuah kejadian aneh ketika sedang mendaki gunung, sebaiknya jangan menceritakan hal tersebut kepada siapapun. Tahan cerita tersebut dan ceritakan
ketika kamu sudah selesai melakukan pendakian dan sudah berada di bawah. Ini
adalah semacam kode etik para pendaki gunung dan saran aja nih, sebaiknya kamu menghindari nethink atau pikiran aneh-aneh saat di gunung.
7. Jangan Istirahat Terlalu Lama dan Jangan Tinggalkan Teman Terlalu Jauh di Belakang
pict: hipwee.com
Sebaiknya kamu tidak beristirahat terlalu lama, apalagi kalau kamu sedang mendaki di malam hari. Jika kamu istirahat terlalu lama tentunya akan membuat suhu tubuh kamu turun dengan drastis dan sulit untuk stabil kembali. Mungkin istirahat sangat dianjurkan jika kamu sudah kelelahan, tapi tidak pada saat kamu sedang mendaki gunung.
Sangat disarankan untuk istirahat jika sudah tiba di area camping. Jika kamu sedang mendaki dan sudah tidak bisa menahan rasa lelah lagi, sebaiknya kamu mencari lokasi yang agak luas supaya bisa mendirikan tenda, ingat gaes! Jangan pernah tertinggal oleh rombongan, dan ajak rombongan dan teman kamu untuk beristirahat sejenak juga, berangkat bersama turunpun juga harus bersama, dan jangan meninggalkan temanmu.
Setiap orang pastilah mempunyai kondisi fisik yang
berbeda-beda. Saat mendaki gunung biasanya orang-orang akan menunjukkan ego
pribadi. Bila temannya berjalan terlalu lambat, tunggulah dan beri dia semangat. Jangan tinggalkan
teman terlalu jauh dibelakang apalagi jika teman tersebut baru melakukan
pendakian untuk yang pertama kali.
“Perihal ditinggalkan itu sakit”
8. Jangan Sampai Tidak Membawa Peralatan Yang Lengkap
Mendaki gunung adalah kegiatan yang harus dipersiapkan dengan matang, termasuk dengan perlengkapannya. Usahakan selalu membawa peralatan pendakian selengkap mungkin apalagi perlengkapan pribadi seperti sleeping bag, jaket, sepatu, mantel, dan lain-lain. Selain perlengkapan pribadi, juga harus membawa kelompok seperti tenda dan peralatan masak. Tidak membawa peralatan yang lengkap juga termasuk meremehkan pendakian yang nantinya bisa membahayakan dirimu sendiri.
9. Tidak Mendaftar atau Menjadi Pendaki Ilegal
Jadi gaes, sebaiknya kalian mendaftarkan diri ya, semua demi
keselamatan kalian sendiri.
10. Jangan Mengotori Sumber Air
pict: m.solopos.com
Air
salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan termasuk saat melakukan pendakin.
Air berguna untuk minum, memasak, membasuh badan yang kotor saat mendaki.
Jadi jangan pernah untuk mengotori sumber air yang ada di gunung. Karena sumber air
bersih di gunung sangat sedikit dan akan menyulitkan pendaki lain untuk
mendapatkan sumber air bersih.
11. Sebaiknya Tidak Membuat Api Unggun
Api Unggun via http://www.laughonthefloor.com
Banyak yang berdalih bahwa api unggun
dibutuhkan untuk mengangatkan badan. Menghangatkan badan bisa dilakukan dengan
banyak cara antara lain membuat minuman hangat menggunakan kompor gunung atau
parafin. Sebisa mungkin untuk tidak membuat api unggun saat mendaki gunung.
Karena dikhawatirkan dapat memicu kebakaran hutan.
Jangan mengambil apapun kecuali foto
Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak
Jangan membunuh apapun kecuali waktu
OK gaes, mungkin selian tentang hal-hal yang dilarang ketika mendaki gunung. Untuk yang akan mendaki gunung, stay safe ya, jaga kesehatan dan jangan tinggalkan ibadah.






yang dibeli apa yang datang apa,seller tidak jujur thanks infonya
BalasHapussalah lapak
Hapusoke
BalasHapusAnnyeong haseyo..
BalasHapuswaah jadi pengen naik gunung
BalasHapusyu
HapusSiap
BalasHapusok
HapusSaya pingin naik gunung tapi sayangnya saya gapunya gunung
BalasHapusKalau di gunung poop nya dimana ya
BalasHapusdimana-mana hatiku senang, gak deng
Hapusdi semak-semak, tapi jangan diarea camp ya